Mengintip Proses Pembuatan Konten Kreatif Ala Arintya

22.12


Dok. Pribadi

Sebagai seorang yang dituntut untuk bisa multitasking, ada 4 barang yang harus ada di dalam tas. Laptop, smartphone, buku catatan dan penyimpanan eksternal. Sungguh 4 hal yang harus ada, di manapun saya beraktivitas di luar rumah. Bawa backpack segede karung sudah menjadi hal biasa bagi saya, karena harus menempatkan keempat barang tersebut. Kegunaan keempat barang tersebut macem-macem, dari desain hingga bikin draft untuk blog. Kegunaan selengkapnya bisa kau lihat di gambar berikut ini:



Saya menempatkan laptop di urutan paling atas. Kenapa? Karena laptop bisa diibaratkan pacar kedua saya. Kemana-mana kalo memungkinkan, wajib saya gandeng untuk menemani aktivitas. Baik di dalam rumah ataupun di dalam rumah. Pengalaman terakhir saya adalah laptop yang lemot abis hingga membuat beberapa pekerjaan saya seperti desain dan bikin draft untuk blog harus tertunda. Bete nggak sih? Nah untuk itu, saya kemudian mulai lirik-lirik ASUSPRO Notebook seri P2430U yang sudah menggunakan Intel Core i3/Intel Core i5/Intel Core i7 Processor. Tipe prosessor tersebut membuat ASUSPRO mampu bekerja dengan kinerja yang nggak diragukan lagi. Selain itu, penggunaan energi pada laptop menjadi lebih efisien dibandingkan dengan versi yang sebelumnya. No more kerjaan yang tertunda deh!
sumber: www.bloggerperempuan.com


ASUSPRO Notebook seri P2430U ini selain mampu bekerja dengan set…set…set…juga telah dilengkapi dengan grafis Nvidia GeForce seri 900 yang dibuat berbasis arsitektur Maxwell. Dukungan grafis ini mampu memfasilitasi pengguna yang kerap menjalankan aplikasi multimedia.

Okay, setelah keempat barang essensial itu semua udah masuk tas atau di tangan, jadi bebas deh untuk ngeblog di manapun. Yeay!

Oh iya, untuk urusan ngeblog dan pembuatan konten kreatif di dalamnya, saya biasanya melakukan 5 cara jitu seperti di bawah ini!



1. IDE

Ide bisa datang dari mana aja. Kalo menurut pengalaman saya, banyak baca buku dan bersosialisasi dengan orang-orang atau jalan-jalan bisa mendatangkan ide. Bahkan, saat saya merenung sambil menunggu pesanan makanan datang, kadang ide juga ikutan bertandang. Nggak mau dong begitu ada ide trus nanti menguap begitu aja? Nah, saya biasanya selalu menuliskan apapun ide yang datang tersebut di buku catatan. Kalau lagi malas nulis, saya biasanya memanfaatkan quick note yang ada di smartphone.

Biar nanti hasilnya maksimal, saya biasanya mengolah ide tersebut agar berbeda. Caranya gampang. Saya biasanya melihat dari berbagai sudut dulu, baru memilih sisi-sisi mana dari ide tersebut yang jarang dilirik orang. Saya mengutip dari omongan Pandji Pragiwaksono waktu Juru Bicara World Tour 2016, “Menjadi berbeda lebih baik, daripada menjadi lebih baik.”

Saya setuju dengan hal itu. Banyak orang di luar sana yang lebih dan lebih baik, tapi mungkin sedikit orang yang berani untuk tampil beda dan menuliskannya.  Makanya pelan-pelan, kalo ada ide yang datang, saya suka berpikir sejenak, apa nih yang beda dari ide ini. Misalnya ide tentang Long Distance Relationship. Udah banyak banget yang nulis tentang tips LDR, nggak enaknya LDR, rawannya LDR dan sebagainya. Tapi saya melihat ada satu sisi menarik nih dari LDR yaitu keseruan LDR beda benua. Tulisannya bisa kamu baca di sini!

2. OUTLINE

Agak jadul sih, tapi cukup menolong saat proses penulisan nanti. Outline ini  membantu saya untuk menyelaraskan antara judul dengan tulisan. Namanya manusia, kadang ada aja yang bikin males untuk buat outline sebelum nulis, tapi saya siasati dengan bertanya ke diri sendiri, “Yakin mau nulis tanpa outline? Jangan marah-marah lagi kalo nanti hasil tulisanmu ngalor-ngidul melebar kemana-mana.” Pembuatan outline ini bisa dilakukan secara manual ataupun pakai komputer. Kalo saya sih seringnya nulis manual, karena lebih fleksibel. 

3. RISET

Langkah ini bertujuan untuk memperkaya tulisan. Nggak mau dong saya menyajikan tulisan yang gitu-gitu aja tanpa riset dulu. Nah biasanya saya betah berlama-lama di depan laptop untuk riset. Mata kadang cepat lelah kalo riset pake laptop saya yang jadul itu. Tapi tenang, ASUSPRO seri P2430U ini sudah dilengkapi dengan fitur anti glare LED Panel. Fitur ini membuat layar semakin nyaman dipandang dan tidak memantulkan bayangan khususnya dari belakang pengguna, serta tidak cepat membuat mata lelah.

Riset ini nggak hanya sekedar riset berupa informasi lho. Saya biasanya juga sekalian riset untuk foto-foto pendukung, png packs untuk membuat infografik, serta riset materi untuk video jika memungkinkan. Hal-hal tersebut merupakan riset menggunakan laptop atau berselancar di internet.

Nah, tidak jarang juga saya riset dengan cara datang langsung ke lokasi. Contohnya saat ingin menulis tentang Wisata Tebing Breksi. Demi mendapatkan bahan untuk tulisan, saya mengajak keluarga untuk sekalian berwisata ke sana. Wisata dapet, risetan juga dapet. Kalau udah seperti ini saya agak kerepotan kalo membawa laptop jadul saya yang kini sudah di ambang maut itu. Beratnya nggak kira-kira. Bisa membuat sakit punggung kalo terlalu lama menggendong di belakang. Untungnya ASUSPRO notebook seri P2430U ini beratnya nggak sampai dua kilo. Tebalnya juga hanya 2,3 sampai 2,4 cm. Selain itu, desainnya yang stylish dengan  tekstur brushed-hairline alumunium pada body-nya juga nggak malu-maluin kalo ditenteng kemana-mana. Bisa dibilang bahwa ASUSPRO ini travel friendly!

Nggak hanya travel friendly, ASUS notebook seri P2430U ini juga mempunyai empat port USB. Tiga port USB 3.0 (salah satunya udah charger support!) dan satu USB 2.0. USB 3.0 ini mempunyai kecepatan transfer data hingga 10 kali lipat! Enak deh kalo mau mindah foto dari kamera ke laptop. Nggak perlu nunggu sampe ketiduran kayak biasanya.
sumber: www.asus.com


4. NULIS

Okay, setelah semuanya lengkap (ide, outline, dan hasil riset) proses menulis pun dimulai. Pada langkah ini, saya biasanya menempatkan diri sebagai calon pembaca tulisan saya nanti. Apa yang kira-kira calon pembaca butuhkan, itulah yang kira-kira akan saya kembangkan. Sebuah tip sederhana mengenai SEO hihihi.

Sama seperti penulis pada umumnya (tsah penulis), sering sekali terjadi writer’s block atau stuck. Proses menulis berhenti gitu aja. Nah, pada saat seperti ini lah outline saya gunakan. Ketika lagi stuck, tinggal intip deh outline yang sudah saya buat sebelumnya. Insya Allah proses menulis akan lancar karena ada ‘bimbingan’ dari outline tersebut.

Ketika lagi asyik-asyiknya nulis, laptop jadul saya suka bermasalah di bagian touchpad-nya. Jadi susah ketika ingin memindahkan pointer atau terkadang suka susah untuk nge-drag, sehingga harus mengandalkan tambahan periperal seperti mouse. Tapi kalo pas lagi nggak bawa mouse? Ya udah, saya berdoa saja biar laptop saya jadi nurut hihi. Anyway, sekarang saya nggak perlu khawatir lagi sama masalah touchpad karena ASUSPRO notebook seri P2430U ini sudah dilengkapi dengan multi-gesture touchpad. Mau clicking, dragging, scrolling, tapping bahkan zooming, semua bisa dilakukan tanpa bantuan mouse. Gila, makin canggih ya laptop zaman sekarang?

sumber: www.asus.com 


5. EDITING

Editing merupakan langkah terakhir dalam pembuatan konten kreatif yang biasanya saya lakukan. Proses ini saya lakukan berbeda waktu dengan proses penulisan. Kenapa? Karena emosi pada saat menulis dan mengedit dengan menulis kemudian mengedit itu berbeda, sehingga dengan editing yang terpisah bisa meminimalisir adanya typo dan kalimat-kalimat yang nggak enak dibaca.

Editing nggak melulu soal tulisan lho! Saya biasanya juga mengedit bahan pendukung tulisan seperti foto-foto, png packs, dan lain-lain. Untuk foto, saya biasanya menggunakan aplikasi VSCO, kadang juga Photoshop. Kalau lagi niat, dari hasil riset berupa png packs, saya membuat infografik menggunakan Corel draw. Selain itu, saya terkadang juga menambahkan video singkat berisi rangkuman tulisan. Biar pembaca yang belum paham dengan tulisan saya, bisa tambah paham dengan menonton video tersebut.

Tuh kan, banyak aplikasi yang harus saya buka secara bersamaan untuk pembuatan konten kreatif. Kadang-kadang, laptop jadul saya suka lemooot banget kalo mau diajak sedikit ‘lari’, jadinya harus pelan-pelan dan terpaksanya harus menutup beberapa aplikasi. Kerjaan jadi lama karena RAM laptop jadul saya yang kecil itu. Duh duh, gimana nggak semakin kepincut sama ASUSPRO notebook seri P2430U yang punya Memori utama DDR4 sebesar 4GB ini? Ditambah lagi, laptop ini juga terdapat dua slot memori yang bisa menampung RAM hingga 16GB. RAM sebesar itu diajak berbagai kegiatan multitasking lain yang melibatkan banyak aplikasi juga hayuk aja! Hihihi.

Dengan memiliki ASUSPRO notebook P2430U ini saya juga bisa berkontribusi dalam menyelamatkan lingkungan dari pemasanan global. Lho kok bisa?

Bisa dong! Karena ASUS ini merupakan industri yang terdepan dalam proses yang eco-friendly. Saya juga nggak percaya, tapi setelah berselancar di laman resmi ASUS, saya jadi yakin bahwa semua produk ASUS itu termasuk GREEN ASUS, karena mengkaver empat bidang yaitu  green design, green manufacturing, green procurement, dan green services.
sumber: www.asus.com


Saya juga telah menyiapkan sebuah video singkat berisi rangkuman tulisan di atas. Videonya kamu bisa lihat di bawah ini!


Oke deh, sekian langkah membuat konten kreatif versi saya. Konten kreatif itu ternyata nggak hanya sekedar tulisan, visual maupun audio visual pun masuk di dalamnya. Semoga tulisan ini bermanfaat ya! 

Oh iya, kalo kamu punya cara membuat konten kreatif versi kamu yang beda, boleh lho sharing dengan saya dan teman-teman yang lain. Kamu bisa menuliskannya di kolom komentar.


Yuk jadi beda dan #ekspresikandirimu bersama #AsusIntel !






Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog Asus yang diselenggarakan oleh 
Blogger Perempuan Network dan Asus Indonesia.

You Might Also Like

35 komentar

  1. Mantabbbb..nice info. Ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  2. kalo aku kadang2 dari pengalaman bisa jadi tulisan, misalnya jatuh cinta. Jadi tulisanku punya nyawa tentang "dia" hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik! Pengalaman emang selalu menyenangkan kalo dijadiin bahan tulisan :D

      Hapus
  3. Awesome mbaa! Inspiratif 👍👍👍

    BalasHapus
  4. Awesome as always. Btw aku sering juga ngalamin writer's block dan kalau nulis gak pernah pakai outline, padahal berguna banget ya yin :(
    Makasih ayin infonyaaa!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Pum, aku juga suka berenti gitu pas di tengah-tengah nulis, tp begitu liat outlinenya lanjut lagi deh hihi.

      Yuhuuu sama-sama pumsky! :D

      Hapus
  5. Wah ... saya jadi ngoler laptop asusnya mbak. Kebetulan pengen ganti laptop nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, saya juga pengin ganti laptop nih. Yang sekarang udah sekarat hihi :D

      Hapus
  6. Asus emang keren, aku juga pakai asus, ini lagi belajar editing video pakai laptop asus core i3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saya jadi pengin belajar edit video pake Asus juga nih mas :D

      Hapus
  7. Mantap banget infografisnyaaa. Semangat mbakk

    www.extraodiary.com

    BalasHapus
  8. Wah ada videonya juga *gagal fokus*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh jadi malu nih Kak :D Ahahaha

      Hapus
  9. Artikelnya informatif! Bermaanfaat bgt sih buat yg masih merasa sulit mencari ide kreatif. 5 stars laah artikelnya

    BalasHapus
  10. Nah, aku paling demen tuh fitur multi touch di touchpad nya, bener-bener memudahkan banget kalo pas lagi nggak memungkinkan untuk pake mouse. Jadi gampang mau navigasi nya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya! Setuju mas, multi gesture touchpad-nya emang bikin mupeng huhu :D

      Hapus
  11. Saya juga lagi naksir sama Asus tipe ini Mbak Arin. 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya mbak saya juga. Kece banget soalnya :D

      Hapus
  12. Wow kece ya bisa zoom in out dari touchpad. Laptop yang slim juga jadi pilihan bagi yg suka bepergian atau kerjanya mobile.

    BalasHapus
  13. Ane setuju dengan sista tentang "Ide bisa datang dari mana saja" tapi untuk memprosesnya menjadi bahan artikel, Ane cuma punya satu tempat (disebuah ruang berukuran 2x2 meter) hehehe
    Tips-tips yang sista share simple tapi menarik, Ane sampai saat ini belum pede buat video hehehe "Demam Kamera Ane"
    keren artikelnya sist, semoga kesampean bisa punya ASUSPRO ya (doain ane juga dong)
    Salah HOKI

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga kadang suka grogi depan kamera hihi :D

      Hapus
  14. Balasan
    1. hihi iya Mba, bikin mupeng produk satu ini :D

      Hapus
  15. informatif dan keren videonya...apalagi notebooknya ASUSPRO-nya mendukung go green

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wiii terima kasih. Iya mas, Asuspro ikutan menyelamatkan bumi :")

      Hapus
  16. Halo, salam kenal mbak :) Sy juga harus banget tuh outline atau kerangka, kalo ga, alur dan sudut pandangnya ga dapet :) Sharing sy juga ada di new blog post mbak, haha :) Sukses ya lomba ini kita^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sukses untuk kita semua mbak hehe :D

      Hapus
  17. Kadang suka lupa untuk jadi beda, apalagi ngatur outline, satu tulisan bisa kelar lebih dari seminggu hueheheh. Terima kasih postingannya sudah mengingatkan saya! :)

    onix-octarina.blogspot.co.id

    BalasHapus
  18. Kadang suka lupa untuk jadi beda, apalagi ngatur outline, satu tulisan bisa kelar lebih dari seminggu hueheheh. Terima kasih postingannya sudah mengingatkan saya! :)

    onix-octarina.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Mbak. Semoga bermanfaat hihi :3

      Hapus

Subscribe